Sulur liar pemikiran



https://www.wallpaperbetter.com/id/hd-wallpaper-phgvg

Di rumah punya tanaman merambat? Misalnya : telang,  sirih gading, melati, alamanda atau sirih merah. 
Dalam hitungan minggu saja tanaman yang sehat karena diberi nutrisi dan paparan matahari yang cukup akan tumbuh pesat menggapai pohon tinggi  bahkan di rumah berlantai dua , dia akan menggapai genting  melalui benang layangan yang tersangkut, mungkin kalau ada benang yang terhubung ke  tiang listrik dia akan menempel berusaha  menggapai langit...

Seandainya  sang pemilik kebun rajin dan tangkas, ia akan merapikan sulur sulur rambatan, mengarahkan sulur  tanaman sehingga terlihat indah, rapi bahkan menjadi penghias rumah yang menarik hati. 

Ketika manusia memanfaatkan kemampuannya yang berbeda dari binatang maupun tumbuhan yaitu kemampuan berpikir dan berkreatifitas maka laiknya tanaman merambat yang bagi beberapa pemikir menjadikan hal itu ajang petualangannya. Menjelajah sel abu abu otaknya  untuk melihat sejauh mana daya pikir kita menelaah dunia dan isinya, atau berandai-andai kesana kemari bak sulur tanaman yang tidak diatur tumbuhnya menghasilkan diri yang penuh kekhawatiran , overthinking dan tidak menyelesaikan masalah.

Sulur liar yang tumbuh sekehendak hati berupaya menggapai langit dengan angan-angan akan menghasilkan ke-halu- an atau diri yang penuh mimpi tanpa pernah menjejak realitas. Bagi yang overthinking, jika cara pikir tidak dipangkas dan dirapihkan, tanaman pemikiran akan menjalar merambat kemana-mana, rumit jlimet memusingkan dan berpotensi mematikan pohon sejati akal budi yang telah Allah tanam di qalbu kita yang dulu sempat suci tak bernoda, saat kita terlahir ke dunia. 

Lalu kita harus bagaimana ? 
Rasanya kita  sebagai manusia biasa senantiasa terjebak dalam pikiran liar, berangan - angan tiada batas dan menghabiskan waktu dengan sibuk berprasangka terhadap prilaku orang lain atau sibuk menghakimi orang lain dengan komentar komentar tak membangun. 
Bersegeralah menjadi tukang kebun yang baik bagi diri sendiri, iya betul..kita hanya bisa bermohon pada Allah agar membantu kita menjadi tukang kebun yang baik, tega mengalihkan ke sok tahuan kita, prasangka dan penghakiman dengan kalimat suci istigfar atau bersegera meminta maaf pada sesama manusia bila memang kamu telah bersalah. 

....Tidak ada yang paling Aku cintai dari seorang hamba kecuali ia beribadah kepadaKu dengan sesuatu yang telah aku wajibkan kepadanya. Adapun jika hambaKu selalu mengerjakan perbuatan sunnah niscaya Aku akan menyintainya. Jika dia memohon kepadaKu, niscaya akan Aku berikan, dan jika dia minta ampun kepadaKu, niscaya akan Aku ampuni, dan jika dia minta perlindungan kepadaKu, niscaya akan Aku lindungi. (Hadist Qudsi)

Maha Benar Allah dengan segala firmanNya. 

Sekiranya kita sudah menunaikan semua kewajiban beribadah dengan penuh cinta, selanjutnya mengerjakan ibadah sunnah secara istiqamah konsisten terus-menerus hingga kita mampu memperlakukan ibadah sunnah dengan penuh cinta bukan hanya karena mencari hitungan pahala atau keterpaksaan maka percayalah bahwa Allah akan mencintai kita. 

Dia yang akan menjadikan kita tukang kebun yang tahu kapan harus memangkas, mengikis, membabat belukar keliaran pikiran di dalam diri . Kita akan menjadi tukang kebun yang sangat telaten merawat pohon ketakwaan di dalam diri  yang sejati sekaligus menjadi pemakmur bumi, bersedia memangkas belukar liar di dadamu jika memang dikehendakiNya. 

Wallahu'alam bis showwab.

Comments

  1. Sulur itu akan terus tumbuh merambat dgn kemampuannya yg luar biasa, berulangkali telah dipangkas agar tetap rapih dan tdk keluar batas pekarangan ataupun melilit tanaman kesayangan lainnya. Mungkinkah tanaman bersulur itu yg banyak manfaatnya digantikan tanaman lainnya? Bgmn dan tanaman apa yg layak menggantikannya kang Dwi?

    ReplyDelete
  2. Mengapa harus digantikan, manusia akan tetap pada aspek nature nya yaitu berfikir. Yang perlu dikendalikan adalah berfikir melayang layang, penuh angan, tidak ada maksud apapun. Sulur berfikir akan bertumbuh baik bila sangat tukang kebun menjalankan tugasnya merapikan sulur sehingga tidak mengganggu

    ReplyDelete

Post a Comment